Wajib Baca! Tips Nego Gaji Buat Calon Karyawan yang Pemalu | Drafmedia.com

Wajib Baca! Tips Nego Gaji Buat Calon Karyawan yang Pemalu | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Tidak semua orang lahir dengan talenta negosiasi nan baik. Beberapa orang justru sering merasa malu untuk bernegosiasi, mengungkapkan unek-unek, dan menyampaikan aspirasinya.

Dalam urusan karier, malu dalam negosiasi penghasilan bisa berujung masalah di kemudian hari. Hal itu disebabkan karena, ada akibat Anda dibayar murah oleh pemberi kerja namalain underpaid.

Ketika perihal itu terjadi, tuntutan kerja Anda bisa tidak sesuai dengan penghasilan nan didapat. Pemberi kerja tentu menganggap perihal ini sebagai investasi, namun tidak demikian bagi karyawannya.

Berikut adalah tips nego penghasilan bagi tenaga kerja pemalu nan bisa Anda aplikasikan.

Riset dan persiapkan diri

Anda bisa saja malu ketika memandang pewawancara kaget usai mendengar ekspektasi penghasilan Anda. Meskipun bagi segelintir orang perihal ini adalah wajar, tidak demikian bagi tenaga kerja pemalu.

Karyawan pemalu mungkin berpikir bahwa dirinya bakal ditertawakan perusahaan lantaran ekspektasinya nan terlampau tinggi.

Tidak apa-apa, jika Anda mendadak overthinking lantaran perihal itu.

Ke depannya, lakukan saja riset mengenai tempat kerja baru Anda seputar besaran penghasilan rata-rata untuk setiap posisi di perusahaan tersebut. Anda bisa mendapatkan informasi itu di situs pencari kerja.

Atau jika memang tidak ada, Anda bisa menggunakan laporan-laporan seputar salary report nan dirilis beberapa perusahaan di Indonesia. Gunakanlah data-data tersebut untuk mengusulkan penawaran penghasilan di perusahaan baru.

Siapkan jawaban untuk setiap respons

Tidak jarang bagi mereka nan merupakan tenaga kerja pemalu kesulitan untuk merespons setiap jawaban nan diutarakan oleh pewawancara.

Tidak ada salahnya menyiapkan beberapa jawaban untuk setiap skenario. Bagaimana jika tawaran penghasilan nan Anda ajukan diterima, dan gimana juga jika ditolak.

Seringkali pihak perusahaan menawar ekspektasi penghasilan nan Anda tulis di form lamaran. Jangan langsung menyetujuinya lantaran Anda merasa "tidak enak."

Jika perusahaan itu memerlukan Anda, mereka bakal memberikan berkesempatan untuk melakukan negosiasi.

Jangan ragu alias takut

Banyak sekali kesempatan emas nan lenyap lantaran kita merasa takut alias malu untuk bertanya lebih.

Oleh lantaran itu, sebelum masuk ke tahap negosiasi gaji, kenalilah kebutuhan Anda terlebih dulu. Buatlah simulasi arus kas berasas pemasukan dan pengeluaran Anda.

Saat Anda tahu berapa jumlah penghasilan nan ideal, maka jangan ragu untuk memintanya.

Buat perusahaan yakin, Anda adalah investasi jangka panjang mereka

Tunjukkanlah pada perusahaan bahwa bakal ada hubungan timbal kembali nan saling menguntungkan antara perusahaan dan Anda nan nantinya bekerja di sana.

Berikanlah data-data pendukung seputar prestasi Anda di tempat kerja lama nan relevan bagi perusahaan baru.

Jangan lupa, tenang...

Tidak usah menggebu-gebu, mereka nan pemalu kudu tetap tenang saat proses negosiasi berlangsung. Buatlah perusahaan berpikir bahwa mereka jauh lebih memerlukan Anda sebagai karyawan.

Dengan itu, Anda pun bisa mengusulkan penawaran penghasilan nan sesuai dengan harapan.

Latihan, latihan dan latihan

Gugup dan susah mengungkapkan emosi itu wajar bagi pemalu. Berlatihlah untuk bicara saat negosiasi berlangsung.

Anda bisa meminta support rekan untuk melakukan simulasi alias melatih diri sendiri.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Mengintip Gaji 'Pasukan Oranye' alias PPSU di DKI Jakarta


(aak/aak)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas