Terbesar dalam Sejarah, Elon Musk Kehilangan Uang Rp3.128 T Setahun | Drafmedia.com

Terbesar dalam Sejarah, Elon Musk Kehilangan Uang Rp3.128 T Setahun | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Bos Tesla Elon Musk kehilangan kekayaan Rp3.128 triliun. Karena itu ia disebut sebagai orang pertama di dunia yang kehilangan kekayaan Rp3.128 triliun. Bos Tesla Elon Musk kehilangan kekayaan Rp3.128 triliun. Karena itu ia disebut sebagai orang pertama di dunia yang kehilangan kekayaan Rp3.128 triliun. (AP/Susan Walsh).

Jakarta, CNN Indonesia --

Bos Tesla dan SpaceX Elon Musk kehilangan kekayaan US$200 miliar atau Rp3.128 triliun (asumsi kurs Rp15.564 per dolar AS). Ia bahkan disebut sebagai orang pertama di dunia yang kehilangan kekayaan sebanyak itu.

Mengutip CNN, Musk saat ini menempati posisi kedua orang terkaya di dunia dengan kekayaan US$137 miliar. Padahal, kekayaannya sempat menyentuh US$340 miliar pada November 2021.

Itu artinya ia kehilangan kekayaan sekitar US$200 miliar dalam waktu sekitar setahun.

Sebagian besar kekayaan Musk terikat di Tesla yang sahamnya anjlok 66 persen sepanjang 2022. Permintaan Tesla (TSLA) melemah karena persaingan kendaraan listrik dari pembuat mobil mapan melonjak tahun lalu.

Perusahaan kehilangan people pertumbuhannya dan karena itu harus mengurangi produksi di China.

Bukti anjloknya minat pembeli mobil terhadap Tesla terlihat jelas bulan lalu setelah perusahaan mengumumkan penjualan langka dalam upaya untuk mengosongkan stok. Tesla menawarkan dua potongan harga untuk pembeli yang menerima pengiriman kendaraan sebelum akhir tahun.

Perusahaan awalnya menawarkan diskon US$3.750. Kemudian mereka menggandakan potongan harga menjadi SU$7.500 pada dua minggu sebelum 2022 berakhir.

Pembelian Twitter senilai US$44 miliar oleh Musk juga tidak membantu saham Tesla atau kekayaan pribadi Musk. Ia sebelumnya menjual saham Tesla senilai US$23 miliar sejak ketertarikannya pada Twitter.

Kicauannya di Twitter yang terus-menerus dan perilakunya yang semakin tidak menentu, terutama setelah mengambil alih sebagai CEO di Twitter, telah membuat marah capitalist Tesla yang ingin Musk lebih memperhatikan perusahaannya yang jauh lebih besar.

Namun, Musk membela diri dari kritik, dengan mengklaim tidak melewatkan pertemuan besar Tesla sejak mengambil tanggung jawab untuk Twitter.

Sejak membeli Twitter, Musk telah membuat sangat sedikit tweet di Tesla, sebuah praktik yang membantunya mendapatkan daya tarik di platform.

Dia malah menggunakan Twitter untuk mengumumkan rencana perusahaan media sosial itu, seperti menerapkan tarif berlangganan US$8 per bulan untuk verifikasi centang biru.

[Gambas:Video CNN]

(fby/agt)

Selengkapnya
Sumber Berita Terbaru - Trending 2023
Berita Terbaru - Trending 2023
Atas