Sri Mulyani Sebut 2022 Brutal, Banyak Investor Hilang Uang | Drafmedia.com

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani di kegiatan Peresmian Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2023. (Tangkapan Layar Youtube) Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani di kegiatan Peresmian Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2023. (Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui 2022 merupakan tahun nan berat bagi perekonomian, khususnya untuk sektor pasar modal. Pada 2023, persoalan pun belum surut, sehingga dia menganggap tahun ini menjadi tahun ujian dalam mengelola perekonomian.

"Pada tanggal 31 di bursa negara-negara maju disebut tahun 2022 tahun nan sangat brutal," kata Sri Mulyani saat memberikan sambutan pada kegiatan Peresmian Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2023, Senin (2/1/2023).

Selama periode 2022, lebih dari US$ 30 triliun kapitalisasi pasar lenyap di beragam bursa pengaruh negara lain, sehingga pada tahun itu kata Sri Mulyani para penanammodal bukannya menciptakan nilai tambah dari modal nan dia tanamkan malah kehilangan.

Sementara itu, di Bursa Efek Indonesia, kapitalisasi pasar saat penutupan perdagangan tahun lampau malah tercatat naik sebesar 15% alias setara dengan US$ 600 miliar. Besaran kapitalisasi ini buah dari terus berkembangnya jumlah penanammodal di pasar modal domestik hingga berjumlah 10,3 juta.

"Para pelaku bursa untuk pertama menutup tahun 2022 dengan sangat resilient dengan tantangan nan tentu tidak mudah. Ini adalah bekal nan bagus memasuki 2023," ucap Sri Mulyani.

Adapun pada tahun ini, dia mengatakan, bakal menjadi tahun ujian bagi perekonomian lantaran para pelaku ekonomi kudu dihadapkan pada upaya mengendalikan inflasi global, mencegah resesi terjadi, serta meningkatkan laju pemulihan ekonomi dari akibat Pandemi Covid-19.

"KSSK bakal terus kerja menjaga stabilitas ekonomi nasional, khususnya sektor finansial lantaran ini bakal menjadi ujian nan sangat berat bagi kita semua menghadapi 2023 nan disebutkan menjadi tahun ujian," tuturnya.

Oleh karena itu, guna memperkuat stabilitas perekonomian pada 2023, Sri Mulyani menekankan, pemerintah berbareng DPR telah menyepakati kehadiran Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Tujuannya untuk memperkuat dan memperdalam instrumen di sektor finansial maupun regulasinya.

"Untuk tahun 2023 penekanan untuk integritas, akuntabilitas, dan kredibilitas bakal ditopang penyelenggaraan UU P2SK nan sudah di tetapkan," ujar Sri Mulyani.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Tak Cuma Jokowi-Sri Mulyani, BI Juga Ramal Dunia Gelap 2023!


(mij/mij)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas