Satu Lagi Bank yang Bebas Dari Penurunan Kelas Nih! | Drafmedia.com

Satu Lagi Bank yang Bebas Dari Penurunan Kelas Nih! | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Karyawan melintas di samping layar elektronik nan menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Karyawan melintas di samping layar elektronik nan menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) melesat ke level tertinggi harianya namalain Auto Rejection Atas (ARA) pada perdagangan terakhir tahun 2022. Tercatat BCIC terbang 34,88% ke level nilai Rp 174/saham.

Melesatnya nilai saham BCIC di akhir tahun seiring dengan konfirmasi bahwa BCIC telah memenuhi patokan modal inti Rp 3 triliun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga kondusif dari 'degradasi' menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Dana segar nan disuntikan langsung oleh pengendali BCIC, ialah J Trust Co Ltd pada Selasa (13/12/2022), menggenapkan modal inti BCIC ke atas nomor Rp 3 triliun nan telah ditetapkan oleh regulator untuk dipenuhi di akhir tahun 2022.

Suntikan modal juga telah mendapatkan persetujuan OJK pada tanggal nan sama sehingga sudah dapat dicatat sebagai biaya setoran modal nan merupakan bagian dari komponen modal inti posisi 31 Desember 2022.

Sebelumnya, pada akhir 31 Desember 2021, tercatat modal inti BCIC hanya sebesar Rp 2,2 triliun. Akan tetapi, penambahan modal dengan beragam skenario seperti tindakan korporasi Rights Issue pada Agustus silam sukses melesatkan modal inti BCIC menjadi Rp 2,7 triliun dan akhirnya sukses memenuhi patokan modal inti Rp 3 triliun di pertengahan bulan Desember.

Pada Kuartal Ketiga Tahun 2022 BCIC sukses mencatatkan keahlian nan impresif dan kembali membukukan untung Rp 85 miliar setelah 2 tahun beruntun merugi akibat pandemi.

Perusahaan mencatatkan aset sebesar Rp 30 triliun dan Liabilitas sebanyak Rp 26,7 triliun sehingga ekuitasnya berada di kisaran Rp 3,3 triliun.

Saat ini BCIC diperdagangkan dengan valuasi nilai dibandingkan dengan nilai kitab (PBV) di bawah satu kali ialah 0,95 kali sementara valuasi nilai dibandingkan dengan untung bersih berada di nomor 27,7 kali.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Sanggahan : Berita ini tidak bermaksud membujuk pembaca untuk membeli alias menjual saham terkait. Keputusan investasi sepenuhnya ada pada diri Anda, dan CNBC Indonesia tidak bertanggungjawab terhadap segala kerugian maupun untung nan timbul dari keputusan tersebut.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Dear Bankir, Penuhi Ini Kalau Nggak Mau Kena Potensi Jadi BPR


Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas