Putin Pening, Bukan soal Pasukannya tapi karena Krisis Ini | Drafmedia.com

Putin Pening, Bukan soal Pasukannya tapi karena Krisis Ini | Drafmedia.com

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Valery Falkov di Moskow, Rusia, 3 Januari 2023. (Sputnik/Aleksey Babushkin/Kremlin via REUTERS) Foto: Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Valery Falkov di Moskow, Rusia, 3 Januari 2023. (via REUTERS/SPUTNIK)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Vladimir Putin mengatakan ada kekurangan beberapa obat di Rusia, meskipun negara tersebut memproduksi lebih banyak obatnya sendiri. Ia menyarankan membangun stok obat-obatan terkenal untuk membantu memenuhi permintaan.

Meski obat resep dibebaskan dari hukuman Barat nan diberlakukan selama perang di Ukraina, pengiriman peralatan ke Rusia telah terkena halangan transportasi, asuransi, dan bea cukai. Ini disebabkan oleh perang dan tindakan pembatasan lainnya.

"Ada kekurangan beberapa obat, meskipun faktanya kami memandang produksi produk farmasi dalam (pertama) tiga kuartal tahun lampau tumbuh sekitar 22%," kata Putin dalam pertemuan televisi dengan pejabat pemerintah, dikutip dari Reuters, Rabu (25/1/2023).

"Enam puluh persen obat-obatan di pasaran adalah obat dalam negeri. Namun demikian, beberapa obat telah mengalami defisit, dan nilai telah meningkat."

Dia menambahkan bahwa Rusia tidak membatasi impor obat-obatan dan terus bekerja sama dengan produsen asing.

"Kita perlu memastikan ada pasokan obat nan paling terkenal dalam jangka waktu tertentu," katanya, menunjukkan Rusia dapat menimbun obat untuk musim flu dengan langkah nan sama seperti membangun persediaan gas untuk persiapan musim dingin.

Tak lama setelah Rusia menyerang Ukraina pada Februari tahun lalu, penduduk Rusia bergegas untuk menimbun obat-obatan. Orang-orang membeli obat untuk sebulan hanya dalam waktu dua minggu.

Rusia juga mengimpor sebagian besar peralatan medisnya, seperti perangkat pacu jantung dan perangkat radioterapi, dari Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS). Ketergantungan Rusia sangat akut pada mesin kesehatan nan paling kompleks dan kritis.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Pasukan Rusia Terjepit, Putin Siapkan Serangan "Bunuh Diri"?


(luc/luc)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas