PPKM Dicabut, Ini Syarat Naik Kereta dan Pesawat

PPKM Dicabut, Ini Syarat Naik Kereta dan Pesawat

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Konferensi Pers Presiden Joko Widodo terkait PPKM, Istana Negara, 30 Desember 2022. (Tangkapan Layar youtube Sekretariat Presiden) Foto: Konferensi Pers Presiden Joko Widodo terkait PPKM, Istana Negara, 30 Desember 2022. (Tangkapan Layar youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang sudah mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada hari Jumat (30/12/2022) kemarin. Keputusan ini diambil setelah memandang kasus harian covid dalam beberapa bulan terakhir terkendali pada level nan rendah.

Meski demikian, untuk berjalan tetap kudu mengikuti syarat dan ketentuan nan berlaku. Bukan dengan tes menyertakan hasil tes negatif PCR maupun antigen, melainkan beberapa protocol lain termasuk menggunakan masker.

Adapun syarat untuk menggunakan transportasi umum seperti kereta api dan pesawat belum ada perubahan, berikut syaratnya:

Syarat naik kereta api jarak jauh:
- Penumpang KA jarak jauh usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksin dosis ketiga (booster).
- Penumpang KA jarak jauh berstatus WNA dari perjalanan luar negeri usia 18 tahun ke atas wajib telah vaksin dosis kedua.
- Penumpang KA jarak jauh usia 6-17 tahun wajib telah mendapatkan vaksin dosis kedua.
- Penumpang KA jarak jauh usia 6-17 tahun dari perjalanan luar negeri tidak wajib vaksinasi.
- Penumpang KA jarak jauh usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksinasi, namun wajib dengan pendamping.
- Penumpang KA jarak jauh tidak perlu menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR alias Rapid Test Antigen.

Syarat naik pesawat:
Protokol Kesehatan Umum

- Menggunakan masker medis kain 3 lapis ataupun masker medis nan menutup hidung, mulut, juga dagu
- Mengganti masker secara berkala setiap empat jam dan membuang limbah masker selalu di tempat nan disediakan
- Mencuci tangan secara berkala menggunakan air dan sabun alias hand sanitizer
- Diharuskan menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain, serta menghindari kerumunan
- Diimbau untuk tidak berbincang satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

Persyaratan Perjalanan Dalam Negeri (PPDN)

- Setiap orang nan melaksanakan perjalanan bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan alim kepada syarat dan ketentuan nan berlaku
- Wajib menggunakan aplikasi Pedulilindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri
- PPDN dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksin dosis ketiga (Booster)
- PPDN berstatus WNA, berasal dari perjalanan luar negeri dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksin kedua
- PPDN dengan usia 6-17 tahun wajib telah mendapatkan vaksin dosis kedua
- PPDN dengan usia 6 - 17 tahun berasal dari perjalanan luar negeri dikecualikan dari tanggungjawab vaksinasi
- PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap syarat vaksinasi namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping nan telah memenuhi ketentuan vaksinasi Covid-19.
- PPDN dengan kondisi kesehatan unik alias mempunyai penyakit komorbid nan menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi, dikecualikan terhadap syarat vaksinasi tidak wajib menunjukkan hasil negative tes RT-PCR alias rapid test antigen, tetapi wajib melampirkan surat keterangan master dari Rumah Sakit Pemerintah nan menyatakan bahwa nan berkepentingan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.
- Tetapi, ada keringanan unik bagi PPDN pengguna pikulan udara perintis termasuk penerbangan di daerah perbatasan, daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan pelayanan terbatas maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan aplikasi PeduliLindungi, diperbolehkan juga untuk tidak mengikuti ketentuan PPDN jika berhalangan.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

PPKM Jadi Dihapus Akhir Tahun Ini? Simak Penjelasan Jokowi!


(fys/ayh)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas