PMN Rp 3,2 Triliun untuk KAI Cair, buat Tambal Bolong Proyek Kereta Cepat | Drafmedia.com

PMN Rp 3,2 Triliun untuk KAI Cair, buat Tambal Bolong Proyek Kereta Cepat | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI resmi mendapat penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 3,2 triliun. Suntikan modal diberikan berasas Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2022.

Beleid tersebut diteken Presiden Joko Widodo pada 31 Desember 2022. PMN diberikan kepada KAI dari APBN tahun 2022.

"Penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022 sebagaimana ditetapkan kembali dalam Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022," bunyi pasal 2 ayat 1 dalam PP 62 tahun 2022 dikutip detikcom, Senin (2/1/2023).

Dalam catatan detikcom, PMN untuk KAI diberikan dalam rangka menambah modal untuk bengkak biaya alias cost overrun proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Berdasarkan hitungan BPKP, bengkak biaya kereta sigap senilai US$ 1,4 miliar alias sekitar Rp 21,8 triliun. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bengkak biaya itu dipenuhi melalui dengan menyetor modal tambahan ke PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan juga mengambil pinjaman dari China Development Bank (CDB).

Totalnya, 25% bengkak biaya bakal disetor ke KCIC. Konsorsium Indonesia dalam KCIC menyetorkan Rp 3,2 triliun dan konsorsium China Rp 2,1 triliun. Sisa bengkak biaya sebesar 75% alias Rp 16 triliun lebih bakal dibayar lewat pinjaman dari China Development Bank (CDB).

"Saat ini kami sedang mengisi porsi 75%-nya pinjaman dari CBD nan sedang negosiasi untuk struktur penjaminan dari Kementerian Keuangan," kata laki-laki nan berkawan disapa Tiko itu dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (23/11/2022).

PT KAI sendiri menjadi ketua konsorsium Indonesia di KCIC, ialah PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). PSBI memegang 60% saham pada KCIC, sisanya merupakan kepemilikan konsorsium China Beijing Yawan. Maka dari itu, PMN nan digunakan untuk menambal biaya bengkak kereta sigap diberikan pemerintah lewat PT KAI.

Simak Video "Bangkai Kereta Teknis KCJB nan Anjlok Dievakuasi"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas