Perpu Ciptaker: Aturan Baru Pegawai Kontrak Jadi Lebih Ketat | Drafmedia.com

Perpu Ciptaker: Aturan Baru Pegawai Kontrak Jadi Lebih Ketat | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Suasana penutupan jalan di area monas menuju Istana ditutup jelang adanya demo buruh, Jakarta, Rabu (12/10/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Suasana penutupan jalan di area monas menuju Istana ditutup jelang adanya demo buruh, Jakarta, Rabu (12/10/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aturan tentang penggunaan pegawai perjanjian dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Cipta Kerja tak mengalami perubahan dari ketentuan nan termuat dalam Undang-undang Cipta Kerja.

Ketentuan perjanjian kerja secara perjanjian alias perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) itu tertuang dalam Pasal 56 ayat 2. Pasal tersebut menetapkan PKWT didasarkan atas jangka waktu dan selesainya suatu pekerjaan tertentu.

"Perjanjian kerja waktu tertentu dibuat secara tertulis serta kudu menggunakan bahasa Indonesia dan huruf latin," tulis Pasal 57 ayat 1 Perpu Ciptaker seperti dikutip Senin (2/1/2022).

Sebagaimana telah termuat dalam UU Ketenagakerjaan, Perpu ini juga menekankan perjanjian kerja waktu tertentu tidak dapat mensyaratkan adanya masa percobaan kerja sebagaimana tertera dalam Pasal 58. Jika disyaratkan maka masa percobaan batal demi norma dan masa kerja tetap dihitung.

Sedangkan untuk jenis kegiatan nan bisa menggunakan perjanjian kerja kontrak, dalam Perpu itu disebutkan dalam Pasal 59 dengan perubahan ketentuan dari nan telah termuat dalam UU Ketenagakerjaan. Terutama berangkaian dengan batas waktu kontraknya maupun perpanjangan.

Pasal itu hanya menegaskan, perjanjian kerja waktu tertentu hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu seperti pekerjaan nan sekali selesai alias nan sifatnya sementara. Lalu, pekerjaan nan diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu nan tidak terlalu lama.

Selain itu juga berupa pekerjaan nan berkarakter musiman; berasosiasi dengan produk baru, kegiatan baru, alias produk tambahan nan tetap dalam percobaan alias penjajakan; alias pekerjaan nan jenis, sifat, dan kegiatannya berkarakter tidak tetap.

"Perjanjian kerja waktu tertentu tidak dapat diadakan untuk pekerjaan nan berkarakter tetap," sebagaimana tertera dalam Pasal 59 ayat 2 Perpu Ciptaker.

Ketentuan lebih lanjut mengenai jenis dan sifat alias kegiatan pekerjaan, jangka waktu, dan pemisah waktu perpanjangan perjanjian kerja waktu tertentu bakal diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Selain itu, Perpu Cipta Kerja juga mengatur ketentuan berakhirnya perjanjian kerja pegawai kontrak. Diantaranya adalah para pengusaha wajib memberikan duit kompensasi kepada pekerja itu jika perjanjian kerja kontraknya berakhir.

Uang kompensasi ini diberikan kepada pekerja kontraknya sesuai dengan masa kerjanya di perusahaan nan bersangkutan. Ketentuan lebih lanjut mengenai duit kompensasi ini pun bakal diatur dalam Peraturan Pemerintah.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Tiba-tiba Terbit, Jokowi Buka Suara Soal Perpu Cipta Kerja!


(mij/mij)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas