Perjalanan Tol Japek II Selatan yang Dibuka Gratis Sejak Kemarin | Drafmedia.com

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Akhirnya, Tol Jakarta-Cikampek Selatan namalain Japek II Selatan sudah bisa dijajal masyarakat. Atas izin dari pihak Kepolisian RI jalan tol tersebut dibuka secara fungsional, kondisi lampau lintas terkini di Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek I menjadi argumen utama jalan tol ini dibuka secara sementara.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan Segmen Sadang sampai dengan Kutanegara. Tol dibuka dari arah Bandung menuju arah Jakarta.

Pembukaan akses menuju jalan tol fungsional ini dimulai sejak 16.55 WIB pada hari Minggu 1 Januari 2023. Direktur Utama PT JJS Charles Lendra menjelaskan, pengalihan arus lampau lintas ke jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan saat ini dilakukan lantaran volume lampau lintas Simpang Susun (SS) Dawuan Km 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta nan merupakan titik pertemuan lampau lintas dari arah Bandung nan melewati Jalan Tol Cipularang, serta arus lampau lintas dari arah Trans Jawa nan melewati Jalan Tol Jakarta-Cikampek, terpantau tinggi.

"Jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan dibuka atas diskresi Kepolisian. Saat ini jumlah lampau lintas di SS Dawuan Km 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta telah melampaui parameter untuk dilakukan pengalihan ke jalur fungsional, ialah lebih dari 6.500 kendaraan/jam. Tidak hanya itu, kami juga memantau tidak ada kepadatan lampau lintas di Jalan Provinsi (Jalan Industri) setelah akses keluar dari jalur fungsional," ujar Charles dalam keterangannya, Minggu (1/1/2022).

Perjalanan Japek II

Dalam catatan detikcom, Tol Japek II sendiri sudah dibangun sejak medio 2019 nan lalu. Jalan tol ini bakal menjadi pengganti masyarakat nan mau berkendara dari Jakarta ke Bandung. Idenya adalah memecah kepadatan di jalan tol Japek nan sudah ada.

Jalan Tol Japek II Selatan dibesut dengan total investasi senilai Rp 14,69 Triliun dan masa konsesi 35 tahun ini ditargetkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Cikampek dari sisi selatan jika telah beraksi penuh.

"Jalan tol ini terintegrasi dengan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan Jalan Tol Cipularang nan merupakan pengganti bagi pengguna jalan nan menuju arah Purwakarta, Bandung dan sekitarnya selain melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting dan Jalan Layang MBZ," jelas Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan, Charles Lendra kepada detikcom Kamis (15/09/2022) nan lalu.

Rencananya, kata Charles, tol ini didesain dengan kecepatan 80 km/jam, sehingga waktu tempuh ke Jakarta Bandung bisa lebih cepat. Untuk sampai ke Bandung, tambah Charles, perjalanan dapat dilanjutkan melalui Jalan Tol Cipularang dari Sadang menuju Bandung dengan sisa perjalanan sekitar 75 km di jalan tol tersebut.

Sampai saat ini, Charles menjelaskan progres pembangunan Tol Japek II paling maju adalah seksi III Sadang-Kutanegara nan sudah mencapai 95%. Bagian tersebut tinggal dilengkapi dengan beberapa akomodasi pendukung seperti lampu jalan. Sementara untuk progres keseluruhan seksi 3 Sadang-Sukabungah sendiri telah mencapai 75,5%.

"Untuk seksi 3 sendiri progresnya sudah mencapai 75,5%. Targetnya selesai sekitar pertengahan tahun depan," ujar Charles kepada wartawan, di Gerbang Tol Kutanegara, Purwakarta, Jumat (16/12/2022).

Untuk seksi II, dia mengatakan, saat ini tetap dalam tahap pembebasan lahan. Progres pembebasan lahan seksi 2A Setu-Sukaragam progres pembebasan lahannya mencapai 58%. Sedangkan untuk seksi 2B Sukaragam-Sukabungah progresnya telah mencapai 85%.

"Sesi 1 (Jatiasih-Sukaragam) memang sempat ter-pending ya pembebasan lahan. Tapi rencananya tahun depan bakal kita mulai lagi," kata Charles.

Charles mengatakan, perkiraannya, keseluruhan ruas Tol Japek II Selatan bakal selesai pembangunannya dan dapat dioperasikan pada 2024 mendatang.

Seksi Sadang-Kutanegara sudah dapat dioperasikan fungsional saat Nataru kali ini dan akhirnya dibuka juga untuk sementara. Jalan ini mempunyai panjang sekitar 8,5 km. Gerbang Japek II Sadang berasosiasi langsung dengan Tol Purbaleunyi, tepatnya di km 77, sementara Gerbang Kutanegara bakal tembus ke jalur arteri non tol.

(hal/dna)

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas