Perdagangan Perdana di 2023, Saham BBRI Malah Ambles | Drafmedia.com

Perdagangan Perdana di 2023, Saham BBRI Malah Ambles | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Karyawan melintas di samping layar elektronik nan menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Karyawan melintas di samping layar elektronik nan menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten perbankan berkapitalisasi pasar terbesar kedua ialah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terpantau ambles lebih dari 1% pada perdagangan perdana di tahun 2023.

Per pukul 09:14 WIB Senin (2/1/2023), saham BBRI ambles 1,64% ke posisi nilai Rp 4.860/unit. Saham BBRI pun mengawali perdagangan di tahun 2023 dan Januari 2023 di area merah.

Bahkan, saham BBRI sudah ikut memberatkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 12,75 indeks poin pada awal perdagangan sesi I hari ini.

Amblesnya saham BBRI terjadi di tengah tindakan lepas penanammodal asing pada perdagangan terakhir tahun 2022. Pada Jumat pekan lalu, asing tercatat melepas saham BBRI hingga Rp 211,2 miliar.

Koreksinya saham BBRI juga terjadi di tengah rencana perseroan nan bakal membagikan dividen interim untuk tahun kitab 2022.

Adapun pembagian dividen interim ini maksimal sebesar Rp 8,63 triliun alias Rp 57 per lembar saham. Dari total nilai tersebut, dividen interim maksimal Rp 4,59 triliun disetorkan kepada pemerintah dan selebihnya sekitar Rp 4,04 triliun bakal dibagikan kepada publik.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), BBRI bakal membagikan dividen tunai interim untuk tahun kitab 2022 sebesar Rp 57 per saham.

"Sesuai dengan keputusan rapat dewan dan persetujuan majelis komisaris Perseroan," tulis Manajemen Perseroan.

Sementara itu, untung bersih nan didapat BBRI mencapai Rp 39,31 triliun pada kuartal III-2022, saldo untung ditahan nan tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 194,73 triliun serta total ekuitas senilai Rp 300,33 triliun.

Adapun cum date dividen interim BBRI di pasar reguler bakal dilaksanakan pada 9 Januari 2023, sedangkan recording date bakal dilaksanakan pada 11 Januari 2023 dan pembayaran dividen pada 27 Januari 2023.

Dari orderbook-nya, tercatat sudah ada 197.480 lot transaksi saham BBRI hingga pukul 09:14 WIB. Dari order bid alias beli, terdapat 28.951 lot antrian di nilai Rp 4.860/saham. Sedangkan di order offer alias jual, ada 12.424 lot antrian di nilai Rp 4.870/saham.

Sanggahan: Berita ini tidak bermaksud membujuk pembaca untuk membeli alias menjual saham terkait. Keputusan investasi sepenuhnya ada pada diri anda, dan CNBC Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun untung nan timbul dari keputusan tersebut.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Sssttt... Denger-denger BRI Mau Aksi Korporasi Lagi


(chd/chd)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas