Pele Dimakamkan di Lantai 9 Kuburan Tertinggi di Dunia Memorial Necropole Ecumenica | Drafmedia.com

Pele Dimakamkan di Lantai 9 Kuburan Tertinggi di Dunia Memorial Necropole Ecumenica | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

loading...

Pele Dimakamkan di Lantai 9 Kuburan Tertinggi di Dunia Memorial Necropole Ecumenica/The Sun

Pelayat Pele berbanjar di jalanan untuk mengucapkan perpisahan terakhir kepada legenda sepak bola di klub masa kecilnya, Santos sebelum dia dimakamkan. Pemakaman bakal berjalan di lantai 9 kuburan tertinggi di bumi Memorial Necropole Ecumenica.

Pemenang Piala Dunia tiga kali, Pele, meninggal bumi pada hari Kamis dalam usia 82 tahun setelah lama berjuang melawan kanker. Pemakamannya bakal diadakan di stadion tempat dia memainkan beberapa pertandingan terbaik dalam kariernya.

Baca Juga: Hasil Filipina vs Indonesia: Garuda Tembus Semifinal Piala AFF 2022 sebagai Runner-Up Grup A

Pele telah menerima perawatan untuk tumor di usus besarnya - tetapi berakhir merespons perawatan. Pada Kamis malam, tersiar berita bahwa pemain terhebat dalam sejarah ini dengan sedih telah meninggal bumi lantaran kegagalan beberapa organ akibat kanker nan dideritanya.

Pele meninggal dengan family di sisinya dan memegang tangannyaBangsa Amerika Selatan sekarang bersiap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada legenda sepak bola saat pemakamannya berjalan hari ini dan besok.

Peti matinya tiba di lapangan Santos pada Senin pagi setelah melakukan perjalanan dari rumah sakit di Sao Paulo. Pele bakal ditempatkan di tengah lapangan dan para fans bakal dapat memberikan penghormatan selama 24 jam sebelum prosesi melalui jalan-jalan Santos untuk merayakan sang ikon.

Kunjungan bakal dimulai pada pukul 10 pagi hari ini dan berhujung pada hari Selasa pada waktu nan sama. Peti meninggal Pele kemudian bakal dibawa melalui jalan-jalan dan bakal lewat di depan rumah ibunya nan berumur 100 tahun, Celeste.

Pemakaman bakal berjalan di lantai 9 kuburan tertinggi di bumi Memorial Necropole Ecumenica dan hanya family nan bakal hadir. Tempat peristirahatan terakhirnya bakal berada di "pemakaman vertikal" nan unik di sebuah gedung 14 lantai nan mencakup 14.000 kubah, air terjun dan museum mobil.

Ini termasuk ruang bawah tanah, ruang untuk mengadakan kebaktian, krematorium, dan mausoleum "untuk family nan mau melestarikan warisan mereka dengan langkah nan lebih pribadi dan privat". Bahkan di dalamnya terdapat taman tropis nan mencakup kafe genting mini dan juga air terjun. Brasil juga mengumumkan tiga hari berkabung nasional untuk Pele.

Baca Juga: 21 Pemain U-17 Kamerun Didiskualifikasi Akibat Skandal Pencurian Umur

Dijuluki The King, Pele memenangkan tiga Piala Dunia berbareng Brasil antara tahun 1958 dan 1970 - satu-satunya pemain dalam sejarah sepak bola nan mencapai prestasi tersebut. Koleksi golnya nan menakjubkan berupa 1.279 gol dalam 1.363 pertandingan, termasuk pertandingan persahabatan, diakui sebagai Rekor Dunia Guinness.

Dia juga mencetak 77 gol nan luar biasa dalam 92 pertandingan untuk tim nasional - rekor nan disamai oleh Neymar di Piala Dunia baru-baru ini. Pemain Brasil No.10 saat ini telah memimpin curahan besar penghormatan kepada almarhum, superstar dahsyat berbareng dengan pemain dahsyat modern Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Pele melakukan debutnya untuk tim lokalnya, Santos, pada usia 15 tahun dan memenangkan caps pertamanya untuk tim nasional Brasil pada usia 16 tahun. Dia memenangkan Piala Dunia pada tahun 1958 di usia 17 tahun, dan kemudian memenangkannya lagi pada tahun 1962 dan 1970. Superstar Amerika Selatan ini mencetak 643 gol dalam 659 penampilan untuk tim klub Santos selama 18 tahun.

(aww)

Selengkapnya
Sumber Olahraga Update
Olahraga Update
Atas