Nggak Cuma Sehari, PBRX ARB 4 Hari Beruntun! | Drafmedia.com

Nggak Cuma Sehari, PBRX ARB 4 Hari Beruntun! | Drafmedia.com

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten produsen garmen dan tekstil ialah PT Pan Brothers Tbk (PBRX) terpantau ambles dan nyaris menyentuh auto reject bawah (ARB) pada perdagangan sesi I Rabu (25/1/2023), di tengah tetap berlangsungnya periode right issue PBRX.

Per pukul 10:13 WIB, saham PBRX ambles 4,92% ke posisi Rp 58/saham. Saham PBRX pun nyaris menyentuh pemisah ARB-nya pada pagi hari ini.

Saham PBRX sudah ditransaksikan sebanyak 6.276 kali dengan volume sebesar 624,94 juta lembar saham dan nilai transaksinya sudah mencapai Rp 36,08 miliar. Dari price to earnings ratio (PER), saham PBRX saat ini mencapai 1,51 kali. Adapun kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 376 miliar.

Hingga pukul 10:13 WIB, ada 192.887 lot antrian jual di order offer pada nilai Rp 58/saham. Sedangkan di order bid alias beli, ada 1,38 juta lot antrian di nilai Rp 57/saham. Namun di posisi tersebut, menjadi pemisah bawahnya nan menandakan bahwa saham PBRX nyaris menyentuh ARB.

Jika dihitung hari ini, maka saham PBRX sudah ambles dan menyentuh ARB selama 4 hari beruntun. Adapun saham PBRX mulai menyentuh ARB sejak 19 Januari lalu, sehingga nilai sahamnya sudah ambles hingga 15,94%.

Saat ini, periode right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) PBRX tetap berlangsung, di mana periode perdagangan right issue PBRX berjalan pada 19-26 Januari dan tanggal pelunasan terakhir right issue PBRX bakal dilaksanakan pada Kamis besok.

Sedangkan periode pembayaran pemesanan saham tambahan bakal digelar pada 30 Januari 2023 dan periode penjatahan bakal dilaksanakan pada 31 Januari 2023. Adapun periode Pendistribusian saham tambahan pada 1 Februari 2023 serta pembayaran dan pengambilan sisa saham oleh pembeli siaga pada 1 Februari 2023.

Sebelumnya dalam prospektus ringkas PBRX, biaya nan diperoleh dari hasil PMHMETD IV setelah dikurangi dengan seluruh biaya terkait bakal digunakan untuk modal kerja untuk mendukung pengembangan upaya Pan Brothers berupa peningkatan penjualan.

Modal kerja ini meliputi biaya bahan baku sekitar 80% dari biaya nan diperoleh PBRX berupa pembelian kain dengan kualitas tinggi nan memenuhi spesifikasi pembeli.

PBRX juga bakal menggunakan 15% biaya rights issue untuk biaya produksi dan pemeliharaan meliputi bayaran tenaga kerja, biaya energi, termasuk pemeliharaan akomodasi produksi. Sedangkan 5% sisanya digunakan untuk biaya operasional dan pemasaran.

Aksi korporasi ini tentunya sudah mendapat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 5 Januari 2023 lampau dan juga telah disetujui pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 15 September 2022.

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bermaksud membujuk pembaca untuk membeli, menahan, alias menjual produk alias sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun untung nan timbul dari keputusan tersebut.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Cuan Gede Saham PBRX Berakhir, Siap-siap ARB Berjilid


(chd/chd)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas