Kok RI Perketat Ekspor CPO? Ini Penjelasan Mendag Zulhas | Drafmedia.com

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pengetatan patokan ekspor minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) dilakukan untuk mengamankan kebutuhan bulan Ramadan dan Lebaran bakal dimulai pada Maret 2023. Pengetatan tersebut dilakukan dengan menurunkan rasio volume ekspor dari volume domestic market obligation (DMO) nan dijalankan para perusahaan.

Jika sebelumnya, volume DMO sebesar 1:8 nan artinya, pelaku upaya sawit mendapatkan izin ekspor CPO delapan kali lipat dari volume DMO nan dijalankan di dalam negeri. Namun, dengan terbitnya patokan baru ini, pelaku upaya hanya diizinkan untuk melakukan ekspor enam kali lipat dari volume DMO nan dijalankan di dalam negeri, alias 1:6.

"Kenapa? Karena kita untuk persiapan menghadapi puasa dan lebaran, mungkin kebutuhan dalam negeri bakal meningkat, oleh lantaran itu DMO nya kita turunkan," jelas Zulhas dalam konvensi pers awal wahun 2023, Senin (2/1/2023).

Namun, dia meyakini kebijakan pengetatan ekspor CPO tidak bakal berakibat besar pada keahlian ekspor, karena kuota nan diberikan itu tetap cukup besar. Dan para eksportir, menurutnya, tetap cukup leluasa untuk bisa melakukan ekspor setelah memenuhi tanggungjawab DMO.

"Data ekspornya para pengusaha juga di kami tetap 6 juta, jika satu bulannya dia 3 juta maka tetap ada jatah Januari dan Februari, 2 bulan tetap ada. Oleh lantaran itu, DMO nan 1:6 ini saya kira tidak bakal berpengaruh banyak. Tapi itu sinyal agar kepentingan dalam negeri diutamakan dan ditambah," pungkasnya.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono menyampaikan pihaknya tidak keberatan jika ada kebijakan pengetatan ekspor. Namun dia meminta kebijakan tersebut kudu terus dievaluasi dalam jangka pendek.

"Hal ini andaikan rupanya produksi tidak turun sesuai perkiraan kebijakan, bisa segera menyesuaikan kembali," ujar Eddy.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Berlumur Minyak CPO, Potret Pekerja Penguras Kapal di Priok


(miq/miq)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas