Kisah Pegawai yang Kabur dan Resign usai HRD Salah Kirim Gaji Rp 2,7 M

Kisah Pegawai yang Kabur dan Resign usai HRD Salah Kirim Gaji Rp 2,7 M

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Waktu gajian biasanya jadi perihal nan paling dinantikan oleh para pekerja. Namun, gimana jadinya jika gaji nan kita terima itu justru datang dalam jumlah ratusan kali lipat lebih banyak?

Seperti kisah viral nan menimpa salah seorang pegawai di Chili. Pria tersebut langsung resign setelah kejatuhan durian runtuh. Secara tidak sengaja, dirinya mendapat kiriman duit hingga lebih dari 300 kali lipat penghasilan nan semestinya dia terima.

Melansir dari Fortune pada Sabtu (31/12/2022), Pekerja nan tidak disebutkan namanya ini bekerja di perusahaan daging pangkas terbesar, Consorcio Industrial de Alimentos (CIAL). Pada periode pembayaran penghasilan di tanggal 30 Mei 2022 lalu, Departemen Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan tersebut mengalami gangguan hingga akhirnya kesalahan fatal pun terjadi.

Bukannya dikirimi duit penghasilan sebesar 500.000 chile peso (Rp 8,17 juta), Dept. SDM perusahaan itu justru mengirimkan sang pegawai duit sejumlah 165.398.851 chile peso alias setara dengan Rp 2,7 miliar (kurs Rp 2,703,973,495.92). Angka tersebut mencapai lebih dari 300 kali lipat penghasilan nan semestinya dia dapatkan.

Menurut laporan sebuah surat berita di Santiago Chili, Diario Financiero, setelah mendapatkan rezeki nomplok itu, pegawai tersebut kabur dan tidak lama setelahnya mengusulkan pengunduran diri ke perusahaan.

Pada awalnya, pegawai itu sempat menyampaikan kelebihan duit tersebut kepada wakil manajer. Pegawai tersebut kebingungan lantaran penghasilan nan dia terima jauh melampaui nan semestinya dia dapat. Benar saja, perusahaan mendapati bahwa betul terjadi kesalahan nan tidak disengaja mengenai kelebihan pengiriman duit itu.

Perusahaan kemudian menyuruhnya pergi ke bank untuk mengembalikan sisa duit tersebut. Dia pun berjanji bakal pergi ke sana di keesokan harinya. Namun, seperti nan sama-sama kita ketahui, pengembalian tersebut tidak pernah terjadi.

Pihak perusahaan pun terus mencoba menghubunginya lewat panggilan dan pesan WhatsApp. Pegawai itu sempat memberikan respon dan mengaku bangun terlambat. Dia pun berjanji bakal segera pergi ke Bank.

Namun nahas, beberapa hari kemudian tepatnya pada tanggal 2 Juni, perusahaan mendapat pesan dari pengacara nan mewakili laki-laki itu dan menyampaikan surat pengunduran dirinya. Sejak itu, tidak ada seorang pun di perusahaan nan mendengar berita dari pekerja tersebut.

Perusahaan akhirnya mengusulkan pengaduan nan menuntut pekerja itu dengan penyelewengan dana. Hal ini dilakukan dengan angan pihak perusahaan mendapatkan kembali sebagian duit nan hilang.

Saksikan juga Sosok minggu ini: Siti Laela, Pertahankan Eksistensi Betawi dengan Batik

[Gambas:Video 20detik]

(fdl/fdl)

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas