KAI-Kemenhub Teken Kontrak PSO & Perintis Senilai Rp 2,67 Triliun | Drafmedia.com

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI berbareng Kementerian Perhubungan menandatangani perjanjian Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation/PSO) KA Ekonomi dan subsidi Kereta Api Perintis Tahun 2023 senilai Rp 2,67 triliun.

Jika dirinci, perjanjian ini berbobot Rp 2.549.288.981.000 untuk PSO KA Ekonomi dan Rp 124.075.614.136 untuk subsidi KA Perintis. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub M. Risal Wasal di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (30/12).

"KAI siap melaksanakan amanah nan diberikan Kementerian Perhubungan dalam perihal ini Direktorat Jenderal Perkeretaapian sesuai Kontrak PSO dan Perintis ini," ujar Didiek dalam keterangan tertulis, Senin (2/1/2023).

Lebih lanjut, Didiek mengungkapkan pihaknya bakal berupaya untuk melaksanakan penugasan ini dengan sebaik-baiknya. Dalam perihal ini, KAI bakal memberikan pelayanan prima kepada seluruh pelanggan sesuai Standar Pelayanan Minimum nan ditentukan berasas Peraturan Menteri Perhubungan No 63 tahun 2019.

Didiek menyebut KAI bakal menjalankan penugasan tersebut mulai 1 Januari sampai 31 Desember 2023 berasas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 241 Tahun 2022 tentang Penugasan kepada KAI untuk Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation) Angkutan Orang dengan Kereta Api Kelas Ekonomi Tahun Anggaran 2023. Adapun PSO tersebut dialokasikan untuk perjalanan KA Jarak Jauh, KA Jarak Sedang, KA Lebaran, KA Jarak Dekat/Lokal, KRD, KRL Jabodetabek, dan KRL Yogyakarta.

Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 249 Tahun 2022 tentang Penugasan kepada KAI untuk Menyelenggarakan Layanan Angkutan Perintis Bidang Perkeretaapian Tahun Anggaran 2023, KAI bakal mengoperasikan KA Cut Meutia (Kuta Blang-Krueng Geukueh pp), KA Datuk Belambangan (Tebing Tinggi-Lalang pp), KA LRT Sumatera Selatan (Bandara-DJKA pp), KA Batara Kresna (Purwosari-Wonogiri pp), dan KA Lembah Anai (Bandara Internasional Minangkabau-Kayu Tanam pp).

"Penandatanganan perjanjian PSO KA Ekonomi dan subsidi Kereta Api Perintis ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat melalui layanan kereta api nan terjangkau. Semoga penandatanganan ini dapat memberikan faedah bagi masyarakat untuk membantu mobilitas dengan kereta api nan kondusif dan nyaman," pungkas Didiek.

(fhs/ara)

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas