Jadi, Karena Hal Ini Jam Perdagangan Bursa Tak Kembali Normal | Drafmedia.com

Jadi, Karena Hal Ini Jam Perdagangan Bursa Tak Kembali Normal | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah telah mencabut PPKM. Namun, kebijakan ini rupanya tak langsung membikin jam perdagangan bursa kembali seperti sebelum pandemi.

Bursa Efek Indonesia (BEI) pun menegaskan belum ada perubahan jam perdagangan. Hal ini juga diperkuat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nan menyebut, Anggota Bursa (AB) menghendaki agar jam perdagangan tidak kembali seperti masa sebelum pandemi.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi mengatakan sudah meminta kepada BEI untuk mengadakan survei untuk perihal ini. Dari survei tersebutlah diketahui angan dari AB.

"Seluruh personil bursa menghendaki agar jam perdagangan tidak kembali ke normal. Ternyata setelah dikurangi dari jam 4 ke 3, RMTH nan terjadi tidak berkuarng apalagi bertambah," ungkap Inarno.

Meski begitu, Inarno berjanji bakal kembali mempelajari dan meriview terus dari perihal tersebut dan memandang perkembangan nan ada.

"Ini input dari pelaku pasar dan bakal terus kami lihat perkembangannya," ungkap Inarno.

Selain mengkaji jam perdagangan, OJK juga tengah meriview simetris auto rejection nan diakui cukuh jauh jaraknya. Yakni 35% untuk pemisah atas dan 7% untuk pemisah bawah.

"Kami memandang dan terus mempelajari, kami memandang bakal kembali ke arah normal secara berjenjang dan sedang dikaji," pungkas Inarno.

Dengan begitu, jam perdagangan tetap seperti masa pandemi, ialah pukul 09.00-11.30 untuk sesi I dan 13.30-15.00 untuk sesi II.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Ada Potensi Penghimpunan Dana Rp 45,6 T di Pasar Modal RI


(RCI/dhf)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas