Investasi Apa yang Bakal Cuan di Tahun Kelinci Air?

Investasi Apa yang Bakal Cuan di Tahun Kelinci Air?

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Sebentar lagi 2023 pun tiba. Dalam astrologi China, tahun tersebut merupakan tahun kelinci air. Kira-kira, jenis investasi apa nan bisa bikin cuan?

Pakar Feng Shui, Master Xiang Yi menjelaskan, investasi di 2023 ini bakal sangat berjuntai pada skill orang nan memainkannya. Diproyeksikan, tahun depan bakal terjadi gejolak perekonomian nan cukup dahsyat sehingga dibutuhkan kemahiran dalam berinvestasi.

"Dunia ini berada dalam gejolak, terutama gejolak finansial itu bakal terjadi cukup tajam. Sehingga dibutuhkan kemahiran terhadap penguasaan teknik tersendiri," ujarnya, kepada detikcom, Sabtu (31/12/2022).

Secara umum, menurutnya, langkah investasi teraman adalah investasi pada instrumen nan dijamin oleh pemerintah. Sedangkan untuk instrumen nan kerap mengalami perubahan nan sigap seperti saham, dibutuhkan pengalaman dan kejelian.

"Kemudian tentu saja keberuntungannya kudu baik," kata Master Xiang Yi.

Sementara untuk sektor nan paling menjanjikan, Master Xiang Yi menyebutkan, sektor konsumsi seperti barang-barang mini dan makanan diprediksikan bakal bagus. Begitu pula dengan sektor media.

"Kemudian di media bagus. Media, bumi makin kacau, dia makin bagus. Berita makin hangat," ucapnya.

Ia juga menyebut, sektor transaksi finansial elektronik juga bakal berkembang di 2023 dan bisa menjadi pilihan, terutama di beberapa negara Asia. Di sisi lain, Master Xiang Yi turut turut memperingatkan perihal kondisi ekonomi dunia di 2023 mendatang. Menurutnya, kondisi ekonomi dunia di 2023 tetap tidak ideal.

"Ekonomi tetap ada hubungan erat dengan 2022, di mana kita tetap dipengaruhi oleh inflasi di seluruh bumi nan tetap tinggi. Kita lihat di AS walaupun inflasi mulai turun, tapi tetap tetap tinggi walaupun dolarnya kuat," katanya.

Tidak hanya itu, dia menyebut kondisi ekonomi Eropa juga tetap sangat buruk. Satu perihal baru nan terlihat, Master Xiang Yi memperingati kondisi ekonomi di Jepang kudu lebih berhati-hati.

"Dan tahun ini (2023) semua negara kudu tetap berhati-hati, lantaran kemungkinan perang kecil-kecil tetap ada. Itu nan bikin panas, panas dingin," pungkasnya.

(fdl/fdl)

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas