Impor Baju Bekas Ilegal ke RI Masuk Terus, Modusnya Bikin Geleng-geleng

Impor Baju Bekas Ilegal ke RI Masuk Terus, Modusnya Bikin Geleng-geleng

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mengungkap sejumlah modus nan dilakukan penyelundup demi memasukkan baju bekas impor. Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC, Nirwala Dwi Heryanto, menjelaskan modus nan dilakukan pelaku beragam macam selain masuk dari pelabuhan tikus.

Misalnya, ada kapal nan membawa dengan beragam macam peralatan lain, lampau seringkali perjalanannya pada malam hari. Kemudian, ada juga nan membawa baju jejak impor tetapi ditutupi dengan ikan-ikan.

"Modus-modus itu banyak, gimana sih mereka mau mengelabui Bea Cukai. Di atasnya misalnya ditutupi dengan ikan, mereka kan bilangnya nelayan. Ternyata ada barang-barangnya nan dibawa baju jejak dari luar negeri," tutur Nirwala, kepada detikcom di Kantor Pusat DJBC, Jakarta Timur, ditulis Sabtu (31/12/2022).

Dalam informasi nan diberikan, modus penyelundupan tidak hanya itu, pada 2019 saja baju bekas impor paling banyak masuk melalui kapal-kapal penumpang ialah sebanyak 315 penindakan. Pada 2020 88 penindakan, kemudian 2021 49 penindakan, dan 2022 89 penindakan.

"Misalnya saya dari Malaysia alias Singapura, naik kapal ke Batam. Tetapi isinya barang-barang jejak busana jejak thrifting itukan itu. jika di 2019 sebanyak 315 penindakan," ungkapnya.

Kemudian ada juga nan tertangkap di pelabuhan itu dinamakan impor umum. Jumlah penindakannya dengan modus tersebut pada 2019 sebanyak 64, 2020 sebanyak 54 penindakan, 2021 43 penindakan, dan 2022 sebanyak 38 penindakan.

"Impor peralatan umum itu biasanya melalui pelabuhan. Terus impor peralatan kiriman alias por, impor melalui Kawasan Bebas alias biasa disebut Free Trade Zone (FTZ) di di Sabang, Batam, Bintan, dan Karimun. Dari akomodasi Kawasan Berikat jadi diberi tahu itu baru padahal bekas," jelasnya.

Ada modus dengan langkah ekspor. Cek laman berikutnya.

Simak Video "Belanja Baju Bekas, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas