Hidup Tenang Gubernur BI Tanpa Utang dan Harta Miliaran | Drafmedia.com

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo Saat Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Desember 2022. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia) Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo Saat Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Desember 2022. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perry Warjiyo resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia sejak Mei 2018 lalu.

Dari laporan LHKPN per 11 Maret 2022, diketahui total kekayaan Pemimpin Tertinggi Bank Indonesia itu mencapai Rp 45,25 miliar dan sama sekali tidak ada utang. Perry mempunyai delapan bagian tanah dan gedung dengan total Rp 14,9 miliar, nan terletak di dua bagian Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dua bagian di Sleman, dua bagian di Jakarta Pusat, dan Sukoharjo.

Sedangkan untuk perangkat transportasi sebesar Rp 375 juta ialah umtik kepemilikan mobil Honda CRV 2018. Sedangkan kekayaan bergerak lainnya sebesar Rp 1,03 miliar.

Perry juga mempunyai surat berbobot sebesar Rp 15,08 miliar dan kas setara kas Rp 6,76 miliar. Untuk kekayaan lainnya sebesar Rp 7,08 miliar, sehingga total kekayaan Perry sebesar Rp 45,25 miliar.

Jumlah ini cukup signifikan pada 18 April 2013, dia mempunyai kekayaan bersih senilai Rp 6,69 miliar dan US$ 52.940 lampau meroket menjadi Rp12,46 miliar dan US$ 29.126 pada 14 April 2015. Dari kenaikan tersebut, sebesar Rp 4 miliar merupakan didapatkan dari kenaikan nilai properti nan telah dia miliki sebelumnya plus satu properti baru.

Dari arsip tersebut, Perry melaporkan bahwa dia mempunyai 8 unit properti alias kekayaan tidak bergerak. Delapan unit tersebut terdiri dari dua unit gedung di Jakarta Pusat seluas 54 m2 dan 76 m2 serta dua unit di Jakarta Selatan dengan luas 257 m2 dan 35 m2. Berikutnya adalah satu unit di Tangerang Selatan seluas 250 m2.

Tiga unit lainnya tersebar di Kabupaten Sukoharjo (tanah seluas 1.000 m2), tanah 799 m2 di Kabupaten Sleman satu tanah dan gedung juga di Sleman dengan luas 436 m2. Tiga unit properti nan terakhir merupakan hasil warisan.

Untuk kekayaan bergerak, Perry mengaku mempunyai 3 unit mobil masing-masing satu unit Honda Accord, Honda Jazz dan Toyota Avanza dengan total nilai Rp 527 juta, mengalami penyusutan dari dua tahun sebelumnya Rp 620 juta.

Sementara, kekayaan bergerak lain, seperti logam mulia, batu mulia serta peralatan seni dan antik, nan dimiliki Perry tidak mengalami perubahan besar dalam dua periode waktu itu, dari Rp566 juta menjadi Rp612,5 juta. Perry juga menyatakan tidak mempunyai surat berbobot apapun.

Lonjakan berikutnya adalah giro dan setara kas lainnya. Pada 18 April 2013, Perry menyatakan mempunyai Rp178,98 juta dan US$ 52.940 kekayaan dalam corak tunai, kemudian meroket menjadi Rp 2,61 miliar dan US$ 29.126 pada dua tahun kemudian.

Dengan demikian, total kekayaan Perry menjadi Rp13,36 miliar per April 2015, dikurangi utang dalam corak pinjaman duit sebesar Rp 899,24 juta, sehingga kekayaan bersih Perry menjadi senilai Rp12,46 miliar dan US$ 29.126.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Suram! Begini Kondisi 'Kekacauan' Dunia Sekarang Versi BI


(RCI/dhf)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas