Harga BBM-Tiket Pesawat Mahal Picu Inflasi 2022 Tembus 5,51% | Drafmedia.com

Harga BBM-Tiket Pesawat Mahal Picu Inflasi 2022 Tembus 5,51% | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Inflasi 2022 tercatat sebesar 5,51% (year on year/yoy) dan secara bulanan 0,66% (month to month/mtm). Ini merupakan inflasi tertinggi sejak 2014.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan penyumbang inflasi 2022 terbesar berasal dari golongan transportasi sebesar 15,26% dengan andil 1,84%. Komoditas penyumbang inflasi tertinggi di antaranya bahan bakar minyak (BBM) hingga tiket pesawat.

"(Inflasi 2022) tertinggi sejak 2014, saat itu inflasinya sebesar 8,36%. Penyumbang inflasi tertinggi secara tahunan di antaranya bensin, bahan bakar rumah tangga, tarif pikulan udara, diikuti beras, rokok kretek filter, telur ayam ras dan perjanjian rumah," kata Margo dalam konvensi pers, Senin (2/1/2023).

Secara bulanan, inflasi terbesar disumbang oleh makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,57% dengan andil 0,40%, lampau perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,63% dengan andil inflasi 0,12%. Kemudian diikuti transportasi memberikan andil 0,06% alias terjadi inflasi sebesar 0,45%.

Berdasarkan lokasinya, Margo menyebut inflasi Desember secara bulanan tertinggi terjadi di Bandung sebesar 2,04% dan terendah di Sorong sebesar 0,01%.

Berdasarkan komoditasnya, andil inflasi Desember secara bulanan terbesar berasal dari kenaikan tarif air minum PAM sebesar 0,07%. Kemudian beras 0,07% , telur ayam ras 0,06%, perjanjian rumah 0,05%, daging ayam ras 0,04%, dan tomat 0,04%.

"Inflasi Desember ini merupakan inflasi musiman lantaran adanya peningkatan permintaan lantaran liburan sekolah dan seremoni Natal dan Tahun Baru," ujar Margo.

(aid/hns)

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas