Habis Rp 5,45 T, Ini 6 Teknologi yang Bikin Avatar 2 Berbeda | Drafmedia.com

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Poster Film Avatar 2. (Instagram @Avatar) Foto: Poster Film Avatar 2. (Instagram @Avatar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah 13 tahun dari movie pertamanya, James Cameron memboyong Avatar: The Way of Water ke layar lebar mulai bulan Desember 2022 lalu. Sang sutradara kawakan memoles movie barunya itu menggunakan enam teknologi keren.

Avatar 2 bercerita soal Jake Sully (Sam Worthington) dan Neytiri (Zoe Saldana) nan telah mempunyai family dan berupaya untuk tetap berbareng dalam keadaan apapun. Bersama anak-anaknya, mereka memutuskan pindah ke sisi lain Pandora untuk menjaga keselamatan keempat buah hatinya dan personil suku Omaticaya dari ancaman manusia.

Sejumlah gambar elok dari Pandora dihadirkan Cameron untuk movie Avatar 2. Termasuk penampakan hutan, dan alam bawah laut planet tersebut.

Studio nan membiayai pembuatan Avatar 2, Disney dan 20th Century Fox, tidak mempublikasikan anggaran produksi movie tersebut. Menurut Variety, Disney menghabiskan hingga US$350 juta untuk mendukung visi James Cameron.

Ternyata, dengan biaya sebesar itu, Avatar 2 tetap bukan jadi movie termahal sepanjang sejarah. Sampai saat ini, Pirates of the Caribbean: On Strangers Tides tetap menjadi movie termahal dengan banderol US$379 juta, diikuti oleh Avengers: Age of Ultron (US$365 juta), dan Avengers: Endgame (US$356 juta).

Selain teknologi CGI, semua movie produksi Disney tersebut mahal lantaran biaya penghasilan tokoh dan aktrisnya. Untuk Avatar 2, bukan hanya soal anggaran. Film ini juga memerlukan waktu nan sangat panjang hingga selesai. Penyebabnya, Cameron menggunakan sejumlah teknologi canggih yang dia kembangkan unik untuk merealisasikan Pandora.

Lalu, teknologi canggih apa saja nan membikin biaya Avatar 2 begitu mahal?

Berikut rangkumnya, dari News 18, Senin (2/1/2022):

1. CGI

CGI digunakan sangat luar di Avatar. Cameron bakal mengarahkan kamera ke tokoh saat syuting dan hasilnya mereka dilihat sebagai avatar, seperti dilaporkan oleh Nerdo. Ini semua terjadi secara real-time.

2. Simul-cam

Gerakan semua tokoh direkam secara real-time dalam jenis digital mereka dengan latar digital juga. Ini membikin tampilan di bumi Avatar lebih realistis lantaran sutradara dapat mengarahkan langsung segmen dalam proses syuting, tanpa kudu menunggu proses pasca-produksi.

3. Media Digital Animasi

Tim, termasuk Cameron dan puluhan seniman di dalamnya, mengirimkan karya mereka ke gambar seperti foto asli. Ini semua dilakukan dalam waktu satu tahun dengan besaran ruang hard drive mencapai 1.000 terabyte alias 1 petabyte.

Mereka menghabiskan waktu untuk memperhatikan elemen, dari bebatuan dan pohon hingga daun kecil. Masing-masing komponen dibuat cengkir metode seperti gambaran hingga pencahayaan.

4. Headset Pengenal Wajah

Seluruh tokoh nan terlibat menggunakan perlengkapan kamera nan dipasang di kepala. Perangkat ini bakal menangkap penampilan mereka.

Teknologi tersebut untuk mengambil foto digital berbobot tinggi dari wajah para aktor. Ekspresi wajah para karakter dihasilkan komputer ditangkap dalam aktivitas penuh dengan langkah ini.

5. Perubahan Pengganti Komponen Fungsional

Penggantian perbincangan tambahan alias additional dialogue replacement (ADR) biasanya dilakukan saat sutradara memandang perlu memperkenalkan perbincangan alias membuatnya eksplisit. Namun ini membikin aktivitas bibir tidak sesuai dengan kata nan diucapkan. Para kreator movie akhirnya menggunakan beberapa langkah seperti mengambil perspektif lebar alias gambar kepala dari belakang.

Namun Cameron menemukan langkah baru untuk menggunakan ADR. Selain juga dengan pemindaian wajah dengan gambar nan sudah ada. Jika ada perbincangan alias ekspresi nan mau diubah di tahap pasca-produksi, Cameron tidak kudu menggelar pengambilan gambar ulang. Cukup direvisi secara digital.

6. Sistem Kamera Fusi 3D

Cameron telah menggunakannya pada 2003 dalam Ghosts of the Abyss. Pada akhirnya banyak kreator movie nan mengadopsinya.


[Gambas:Video CNBC]

(npb)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas