Erick Thohir Sebut Angkasa Pura Akan Merger, Next Siapa Lagi? | Drafmedia.com

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Erick Thohir, Menteri BUMN dalam kegiatan penghargaan bergengsi CNBC Indonesia Award dengan tema Foto: Erick Thohir, Menteri BUMN dalam kegiatan penghargaan bergengsi CNBC Indonesia Award dengan tema

Jakarta, CNBC Indonesia - Program transformasi BUMN belum berakhir. Sejumlah langkah bakal terus ditempuh, termasuk menggunakan skema penggabungan upaya namalain merger.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, transformasi tersebut merupakan corak efisiensi dalam meningkatkan keahlian perusahaan oleh merah pada industri nan sama.

"Tahun-tahun ke depan lebih banyak merger, kemarin PPD sama Damri. Karena jika industrinya mirip ngapain punya dua BUMN," ujarnya.

Erick menyebut, strategi merger tersebut bermaksud agar perusahaan pelat merah nan mempunyai lini upaya nan sama tidak saling menjatuhkan satu sama lainya. Langkah tersebut juga mendorong sektor swasta untuk menjadi bagian dari ekosistem.

"Kita hanya mau memastikan ngapain sesama BUMN kanibal dan ngapain BUMN itu membunuh sektor-sektor nan swasta udah ada dan UMKM ada. Mending kita jadi eksositem aja. Jadi konsolidasi ada," ungkapnya.

Dalam perihal ini, Erick menekankan, tidak semua tindakan korporasi merger berujung pada pengurangan pegawai. Bahkan, bisa jadi merger membikin kepakan sayap perusahaan makin lebar sehingga dapat membuka lapangan kerja baru.

"Kalau ada rumor merger, ada pengurangan pegawai, itu belum tentu. Sekarang kan kita tambah pegawai terus," ucapnya.

Erick menambahkan, pihaknya juga belum dapat memastikan apakah merger perseroan pengelola bandar udara alias Angkasa Pura I dan II dapat dilakukan pada tahun ini. Namun, Erick menekankan Angkasa Pura menjadi salah satu nan bakal di-merger.

"Salah satunya," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Potret Erick Thohir Sambut Ribuan Pegawai Baru BUMN


(RCI/dhf)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas