Dibunuh Apple dan Microsoft, 2 Teknologi Ini Tinggal Kenangan | Drafmedia.com

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Tahun 2022 menjadi akhir masa 2 produk legendaris dari Apple dan Microsoft, ialah iPod dan Internet Explorer.

Pada Juni 2022, secara resmi Apple telah memutuskan untuk menghentikan produksi iPod Touch, jenis terakhir dari pemutar musik portabel nan tetap mereka jual.

Pengumuman tersebut mengakhiri era musik digital nan dimulai Apple saat pertama kali memperkenalkan iPod pada 2001 silam.

iPod dikenal dengan kemampuannya untuk menampung hingga 1.000 lagu berbobot CD ke dalam kreasi ultra-portabel, hanya dengan berat 6,5 ounce nan pas di saku pengguna.

iPod Mini (2004) (ist)Foto: iPod Mini (2004) (ist)

Sementara jenis pertama iPod Touch, nan lebih mirip iPhone, diperkenalkan pada 2007. Versi paling anyar diperkenalkan pada 2019.

Wakil Presiden Senior Pemasaran Global Apple, Greg Joswiak, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa semangat iPod bakal tetap hidup melalui banyak produk lainnya nan mengintegrasikan fitur pemutaran musik.

"Hari ini, pengalaman membawa perpustakaan musik seseorang ke bumi telah terintegrasi di seluruh lini produk Apple - dari iPhone dan Apple Watch hingga iPad dan Mac - berbareng dengan akses ke lebih dari 90 juta lagu dan lebih dari 30.000 daftar putar nan tersedia melalui Apple Music," kata Joswiak di website Apple.

Akhir Internet Explorer

Sementara Microsoft mengakhiri support untuk Internet Explorer pada beberapa jenis Windows 15 Juni lalu. Penghentian support ini dilakukan nyaris 27 tahun sejak diluncurkan pada 24 Agustus 1995.

Setelah mencapai akhir masa pakainya, aplikasi desktop Internet Explorer bakal dinonaktifkan. Browser tersebut bakal diganti dengan Microsoft Edge baru berbasis Chromium. Pengguna secara otomatis dialihkan ke Edge saat meluncurkan IE11.

Mengutip Bleeping Computer, penghentian ini memengaruhi aplikasi desktop Internet Explorer 11 pada jenis Windows 10 tertentu. Internet Explorer juga tidak tersedia di Windows 11, di mana Microsoft Edge baru berbasis Chromium adalah browser web default.

Rilis Windows di mana Internet Explorer bakal tetap tersedia setelah 15 Juni 2022, termasuk Windows 7 ESU, Windows 8.1, dan semua jenis pelanggan Windows 10 LTSC, IoT, dan Server.

"Aplikasi desktop Internet Explorer (IE) 11 bakal mengakhiri support untuk saluran semi-tahunan Windows 10 mulai 15 Juni 2022," tulis Microsoft di laman resminya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Microsoft, untuk sistem operasi nan didukung, Internet Explorer 11 bakal terus menerima pembaruan keamanan dan support teknis untuk siklus hidup jenis Windows nan diinstal.

Kematian Internet Explorer sepertinya bukan sesuatu nan mengejutkan. Pasalnya Microsoft sudah sejak lama mendorong pelanggan untuk beranjak dari Internet Explorer.

Pada Agustus 2020, perusahaan mengumumkan rencana untuk membuang support pada browser web Internet Explorer 11 di Windows 10 dan Microsoft 365, dengan pengumuman resmi penghentian aplikasi desktop Internet Explorer 11 nan dikeluarkan pada 19 Mei 2021.


[Gambas:Video CNBC]

(dem/dem)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas