Catat! Sederet Agenda Bursa Hingga Pertengahan Januari 2023 | Drafmedia.com

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/11/2022). IHSG ditutup menguat 0,33 persen alias 23,53 poin ke 7.054,12 pada akhir perdagangan, sebanyak 249 saham menguat, 255 saham melemah, dan 199 saham stagnan. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/11/2022). IHSG ditutup menguat 0,33 persen alias 23,53 poin ke 7.054,12 pada akhir perdagangan, sebanyak 249 saham menguat, 255 saham melemah, dan 199 saham stagnan. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 41 emiten mempunyai agenda terkait aktivitasnya di pasar modal sepanjang Januari 2023. Agenda tersebut mulai dari info dividen, pembagian saham bonus, agenda Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue, rapat umum pemegang saham (RUPS), obligasi, hingga agenda waran.

Tim Riset CNBC Indonesia merangkum agenda tersebut hingga pertengahan Januari 2023. Dalam catatan tersebut, ada 5 saham nan bakal mengumumkan agenda dividen. Sementara itu, ada 1 emiten mengumumkan saham bonus, 3 emiten nan mempunyai agenda terkait HMETD, 1 emiten mengumumkan penyelenggaraan waran dan 15 emiten menggelar RUPS hingga 15 Januari mendatang.

Untuk agenda komplit agenda bursa hingga pertengahan Januari dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.

Sebagai informasi, agenda cum date, ex date, hingga payment date krusial untuk diketahui lantaran menjadi batas waktu bagi penanammodal nan mau mendapatkan dividen ataupun kewenangan dalam rights issue.

Secara singkat, cum date (cumulative date) dividen tanggal terakhir penanammodal nan berkuasa mendapatkan dividen atas kepemilikan suatu saham. Ex date (expired date) dividen merupakan tanggal penanammodal saham tidak lagi berkuasa mendapatkan dividen.

Adapun recording date dividen adalah tanggal penentuan pemegang saham nan berkuasa mendapatkan dividen. Lalu, payment date dividen merupakan tanggal pembayaran dividen.

Sementara itu untuk penyelenggaraan HMETD, cum-right merupakan tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD, ex-right merupakan tanggal dimulainya perdagangan saham tanpa HMETD, dan recording date dalam rights issue merupakan tanggal pencatatan untuk penanammodal nan berkuasa memperoleh HMETD.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Matahari (LPPF) Targetkan Dividen Rp 525/Saham, 10 Toko Baru


(aum/aum)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas