BUMN Bakal Terlibat dalam Divestasi Vale, Erick Thohir: Seperti Freeport | Drafmedia.com

BUMN Bakal Terlibat dalam Divestasi Vale, Erick Thohir: Seperti Freeport | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

BUMN bakal ikut terlibat dalam divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Sebagaimana diketahui, Vale wajib mendivestasikan sahamnya sebesar 51% sebagai syarat untuk memperpanjang kontraknya di Indonesia, dari Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menggelar rapat terbatas, di mana BUMN bakal berkedudukan dalam divestasi Vale, sebagaimana dilakukan pada PT Freeport Indonesia (PTFI).

"Jadi sudah ada ratas berbareng Bapak Presiden dipimpin langsung, ada Menteri ESDM, ada saya ada Menko Marinvest, ada Menkeu, ada Menko Ekonomi, ada Menteri Investasi bahwa divestasi Vale, BUMN bakal berkedudukan seperti dulu Freeport," katanya di Kementerian BUMN Jakarta, Senin (2/1/2023).

Menurut Erick, Vale merupakan bagian krusial lantaran merupakan produsen nikel.

"Vale menjadi bagian krusial buat kita, lantaran kenapa, Indonesia salah satu negara nan memproduksi nikel," katanya.

Dikutip dari dari pemberitaan CNBC Juli 2022 lalu, Kementerian ESDM kala itu menyampaikan pembahasan divestasi Vale Indonesia ke negara terus berjalan. Vale sendiri telah mendivestasikan sahamnya 20% kepada Holding BUMN Pertambangan MIND ID.

Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung (Babel) sekaligus Dirjen Minerba Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin saat itu mengatakan DPR bakal membentuk panitia kerja alias Panja untuk mengevaluasi izin pertambangan perjanjian karya (KK) Vale Indonesia menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Adapun, untuk mendapatkan proses perpanjangan menjadi IUPK tersebut Vale setidaknya wajib mendivestasikan sahamnya sebesar 51% ke negara.

"Belum putus tadi (saham 51% seperti PTFI), belum putus. Nanti bakal dibahas," ujar Ridwan di Gedung DPR, Selasa (5/7).

Sementara dikutip dari Bursa Efek Indonesia (BEI), adapun porsi kepemilikan saham Vale Indonesia ialah 20% PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), 43,79% Vale Canada Limited, 15,03% Sumitomo Metal Mining Co Ltd, dan 21,18% publik.

(acd/hns)

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas