Bukan 'Miksu', Bikin Cara Baca Mixue yang Benar kata Ahli Bahasa Mandarin | Drafmedia.com

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Belakangan ini brand es krim asal China, Mixue, banyak diperbincangkan netizen. Bahkan tidak sedikit netizen nan ramai mempertanyakan langkah membaca Mixue nan benar.

Tak sedikit warganet nan kebingungan dengan langkah melafalkan nama brand ini, apalagi sebagian dari mereka menyebutnya "Misu", "Miksu", "Mixyu", alias "Mitsuwe".

Melihat kejadian ini, pembimbing Bahasa Mandarin Tirza Agnesia membagikan langkah baca 'Mixue' melalui akun media sosial TikTok miliknya. Dalam unggahan nan dibagikan oleh akun TikTok @tirzaadorable ini, terdengar langkah mengucapkan Mixue adalah Mishuwe.

"Mi - Shuwe," jelas Tirza sembari menunjuk konsonan Mi dan Xue dilihat detikcom, Senin (2/1/2023).

Setelah viralnya video tersebut, @tirzaadorable kembali lagi membikin beberapa video mengenai 'Mixue'. Bahkan ada tutorial hingga contoh pelafalan nan lebih jelas di video-video lainnya. Jadi bagi detikers nan penasaran langkah baca Mixue dengan betul bisa segera mengunjungi akun TikTok tersebut.

Sebagai informasi, diketahui bahwa Mixue Ice Cream & Tea sendiri merupakan waralaba internasional nan menawarkan minuman teh dan es krim segar. Perusahaan ini menyediakan beragam minuman seperti bubble tea, fruit tea, milkshake, dan produk es krim.

Melansir dari situs resmi perusahaan, perusahaan es krim ini pertama kali didirikan pada tahun 1997 oleh Zhang Hongchao. Saat ini perusahaan ini sendiri dioperasikan oleh Mixue Bingcheng Co., Ltd.

Untuk memastikan kualitas setiap es krim dan teh nan dijualnya, perusahaan ini juga bekerja sama dengan Henan Daka Food Co., Ltd. pada R&D dan produksi. Sementara itu Shangdao Intelligent Supply Chain Co., Ltd. bekerja sama juga dengan Mixue pada bagian layanan pergudangan dan logistik.

Dengan demikian, rantai industri komplit dibentuk untuk melindungi dan mempercepat pengembangan Mixue Ice Cream & Tea. Berkat itu, sekarang ini perusahaan Mixue sendiri telah mempunyai lebih dari 20.000 toko nan tersebar secara internasional, termasuk di Indonesia.

(fdl/fdl)

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas