Buat Para ASN, Dari Pada Ngontrak Jutaan Rupiah, Mending Sewa Ini Rp 350 Ribu Sebulan

Buat Para ASN, Dari Pada Ngontrak Jutaan Rupiah, Mending Sewa Ini Rp 350 Ribu Sebulan

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mendirikan Rumah Susun Tingkat Tinggi Pasar Jumat, Jakarta Selatan yang diperuntukan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Disinis para ASN dapat menyewa biaya tinggal bagi satu keluarga dengan harga yang cukup murah.

Hal tersebut pun yang dirasakan salah satu ASN bernama Revo, pria yang bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Sulawesi Utara selama 4 tahun ini harus rela dimutasi ke Jakarta pada tahun 2018.

Di tahun itu, dia berhasil pula lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan mulai bekerja di Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Direktorat Jenderal Perumahan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

Revo dan istri pun terpaksa meninggalkan kampung halaman di Manado, untuk memulai hidup barunya di ibukota.

Baca Juga: 100 Ribu Lebih ASN Kemenag Tak Profesional, Menteri Gus Yaqut Tebar Ancaman Tak Main-main: Daripada Jadi Beban..

Menurut Revo, selama berstatus CPNS dia dan istri mengontrak rumah selama dua tahun. Per bulan dirinya harus keluar biaya sewa rumah sebesar Rp 2-4 juta.

"Belum biaya listrik, transportasi dan juga kebutuhan yang lain," ujarnya dikutip Jumat (30/12/2022).

Namun ketika mengetahui KemenPUPR membuka penawaran bagi PNS untuk menyewa portion di Rumah Susun (Rusun) Tingkat Tinggi yang diperuntukkan khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Pekerjaan Umum (PU), yang berlokasi di Pasar Jumat, Jakarta Selatan. Tawaran itu pun langsung diambilnya.

Setelah tinggal beberapa lama di rumah susun ini, manfaat utama yang diperoleh Revo dan pasangan adalah mampu menerapkan penghematan biaya.

Menurutnya, tinggal di rumah susun ini jauh lebih murah karena KemenPUPR sebagai pengelola tidak menerapkan biaya sewa portion yang tinggi.

Baca Juga: Mau Sanksi ASN LGBT, Gubernur Riau Bahas Taubat, Laknat, Syaraf dan Kejiwaan

Untuk biaya sewa portion tipe 36 dengan 1 kamar tidur sebesar Rp 350.000,00 per bulan. Sedangkan untuk biaya sewa portion tipe 72 dengan 2 kamar tidur sebesar Rp 750.000.000 per bulan.

“Jauh sekali dari biaya sewa rumah tapak yang saya tinggali selama dua tahun sebelumnya,” kata dia.

Di luar biaya sewa portion tadi, tidak ada pembayaran Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL), seperti yang diterapkan di rusun atau apartemen lain.

Menurut Revo, biaya lain yang perlu dikeluarkan penyewa adalah biaya keamanan, kebersihan dan biaya servis atau layanan, yang dibayarkan kepada pihak ketiga.

“Hitung-hitungan saya untuk dana operasional sebulan sekitar Rp 1.500.000,00 untuk sewa unit, listrik dan transport,” katanya.

Selengkapnya
Sumber Berita Terbaru - Trending 2023
Berita Terbaru - Trending 2023
Atas