Bos MS Glow Ngaku Kegocek, Beli Valas Rp 7 M Dapat Asuransi | Drafmedia.com

Bos MS Glow Ngaku Kegocek, Beli Valas Rp 7 M Dapat Asuransi | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Unggahan Instagram Story pendiri MS Glow Maharani Kemala mendadak viral. Perempuan nan berkawan disapa Mami Rani menuntut penjelasan atas biaya sebesar US$ 500 ribu alias setara dengan Rp 7,7 miliar ke Bank Mandiri.

Peristiwa ini dimulai ketika Rani mau berinvestasi valas (mata duit asing) di Bank Mandiri. Bukannya tidak mengerti atas produk, Rani nan merupakan pelanggan privat (Mandiri Private) ini malah dibujuk untuk membelinya lewat asuransi AXA Mandiri.

Rani percaya bahwa pihak bank tentu tidak bakal asal-asalan dalam memberikan rekomendasi ke pelanggan privat.

"Dan saya iyakan....karena tidak mungkin pelanggan private di giring untuk melakukan transaksi nan merugikan kan?? Iya kan?" demikian penggalan pernyataan Mami Rani di Instagram Story lima hari nan lalu.

Rani juga memposting chat antara dirinya dan perwakilan Bank Mandiri seputar pembelian valas tersebut. Dari chat tersebut. Terlihat bahwa pihak bank mengkonfirmasi ulang pembelian valas nan dilakukan Rani.

Dia pun berkomentar dirinya memang tidak mau berinvestasi di asuransi namun untuk kasus ini Rani juga tidak mengerti kenapa dirinya bisa membikin keputusan ini. Mungkin saja lantaran sudah terlalu percaya.

Setelah lima bulan lamanya mengusulkan komplain dan melayangkan surat gugatan ke AXA Mandiri, akhirnya Rani mendapat undangan resmi untuk berjumpa mediasi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri juga sudah memberikan surat tanggapan pengaduan Rani ke Bank Mandiri dan AXA Mandiri.

Empat hari nan lalu, perwakilan Bank Mandiri dan AXA Mandiri pusat menyambangi Bali untuk menjelaskan kasus pembelian valas nan berujung ke produk asuransi. Founder MS Glow ini berambisi dirinya bisa mendapat penjelasan dalam satu hingga dua hari ke depan.

Kalau saja beli USD saat itu, Maharani bisa cuan 11%

Dalam postingan Instagram feedsnya, Rani bercerita bahwa kasus beli Dolar berujung asuransi ini terjadi pada Januari 2021 lalu, di saat nilai tukar Rupiah tetap Rp 13.970/US$.

Bila Rani betul-betul menggelontorkan duit Rp 7,7 miliar untuk membeli Dolar AS, maka saat ini bisa saja Maharani sudah untung 11,4% alias setara dengan Rp 885 jutaan. Lantaran nilai tukar Rupiah saat ini Rp 15.570/US$.

Akan tetapi, nan terjadi adalah Maharani malah diarahkan membeli asuransi. Sekalipun mempunyai fitur investasi berbasis US$, asuransi unit link adalah produk perlindungan bukan tabungan maupun investasi.

Investasi di unit link sifatnya seperti reksa dana, bakal tetapi top-upnya dilakukan berbarengan dengan pembayaran premi.

Sesuai dengan ketentuannya, akibat dalam investasi di asuransi sepenuhnya ditanggung oleh pelanggan terkait.

Sampai saat ini, Maharani juga belum memberikan keterangan seputar produk asuransi nan mana nan akhirnya dibeli. Dan ke mana asuransi tersebut menempatkan investasinya.


[Gambas:Video CNBC]

(aak)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas