Bos BUMN dengan Kriteria Ini Langsung Masuk Daftar Hitam! | Drafmedia.com

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir bakal menerapkan sistem daftar hitam alias blacklist pada dewan BUMN. Sistem blakclist ini sebagai bagian untuk menjaga pengelolaan nan baik secara berkelanjutan.

Erick mengatakan, dalam menentukan daftar hitam dewan BUMN ini pihaknya menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Bersama BPKP kita blacklist orang-orang nan terbukti korup, orang-orang nan track record-nya jelek, dari BUMN ini pindah ke sini," katanya di Kementerian BUMN Jakarta, Senin (2/1/2023).

Dalam bahan paparannya, Erick memaparkan kriteria bos BUMN nan masuk daftar hitam tersebut. Pertama, bos BUMN nan masuk daftar hitam ialah ditetapkan sebagai tersangka, terdakwa alias dinyatakan bersalah lantaran merugikan perusahaan dan/atau finansial negara.

Kedua, mempunyai rekam jejak jelek dalam mengelola keahlian BUMN. Dalam bahan paparan tersebut juga diungkap pemutihan daftar dan rekam jejak hanya dapat dilakukan presiden.

Selain itu, Erick memaparkan rencanna membikin peta jalan BUMN 2024-2034. Ia menargetkan, jumlah BUMN bakal dirampingkan menjadi hanya 30 BUMN.

"Kita juga bikin roadmap BUMN 2024-2034 jika bisa kelak 30 aja BUMN, klasternya 12, BUMN-nya 30, sekarang 41. Supaya apa, BUMN tidak jadi menara gading semuanya dimonopoli BUMN," terangnya.

(acd/hns)

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas