Bos Baba Rafi Guyur Modal ke Bisnis Ini, Ekspansi? | Drafmedia.com

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Pemilik upaya franchise Kebab Turki Baba Rafi, Nilam Sari, melakukan seremoni dengan Direktur Utama BEI, Iman Rachman Saat Pencatatan saham PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI), emiten ke-800 di BEI. (Tangkapan Layar Youtube) Foto: Pemilik upaya franchise Kebab Turki Baba Rafi, Nilam Sari, melakukan seremoni dengan Direktur Utama BEI, Iman Rachman Saat Pencatatan saham PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI), emiten ke-800 di BEI. (Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan upaya waralaba makanan, minuman, dan food supply ialah PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) kembali menambah Penyertaan Modal kepada Anak Usaha PT Lazizaa Rahmat Semesta pada 29 Desember 2022 lalu. RAFI menyuntikan modal hingga Rp 18,9 miliar alias setara 37.812 saham.

"Sehingga jumlah saham milik RAFI dalam PT Laziza Rahmat Semesta menjadi sebesar 44.902 saham alias 54,02% dari saham nan telah ditempatkan dan disetor dalam PT Lazizaa Rahmat Semesta," ungkap manajemen perseroan dalam keterbukaan infomasi, Senin (2/1/2023).

Perseroan memastikan tidak ada akibat material baik terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi finansial maupun kelangsungan usaha.

Untuk diketahui, PT Lazizaa Rahmat Semesta diakuisisi RAFI sejak awal Agustus 2022. Founder sekaligus Direktur Pengembangan Bisnis SKB Food, Nilamsari mengungkapkan, nantinya Lazizaa bakal bergerak sebagai operator sejumlah waralaba. Adapun biaya akuisisi tersebut bakal berasal dari hasil biaya IPO sebesar Rp 13 miliar.

"Setelah IPO ini bakal mengakuisisi Lazizaa. Karena kita ini sekarang bergeraknya di waralaba dan supply chain. Kita kelak rencananya bakal mengembangkan outlet nan lebih banyak lagi, nah Lazizaa ini bakal bergerak sebagai operator," kata Nilam kepada CNBC Indonesia, Jumat (5/8/2022).

Dikutip dari prospektus SKB Food, PT Lazizaa Rahmat Semesta ("Lazizaa") adalah sebuah perusahaan nan bergerak di bagian makanan dan minuman nan didirikan pada tahun 2016 dengan 4 merek nan dimiliki ialah "Chicken", "Enak", "Coffee" dan "Crab". Saat ini, Lazizaa mengelola 50 outlet nan sedang beraksi di 16 kota.

Alasan serta pertimbangan Perseroan melakukan akuisisi adalah untuk meningkatkan pangsa pasar, meningkatkan sinergi serta efisiensi operasional bagi Perseroan.

Strategi ini juga untuk memperluas jaringan pengedaran (supply chain) nan dimiliki oleh Perseroan dan menciptakan diversifikasi alias penganekaragaman upaya nan bakal memberikan Perseroan kesempatan untuk mendapatkan untung nan lebih lantaran Perseroan tidak hanya melangkah alias menguasai satu produk.

Selanjutnya, biaya IPO sisanya bakal digunakan untuk modal kerja Perseroan, nan digunakan untuk pembelian bahan baku waralaba, bahan baku dan bahan pembantu, sewa gudang, biaya penghasilan tenaga kerja dan pemeliharaan.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Era Suku Bunga Tinggi, Saham Properti Ini Malah Naik 34,88%


(tep/ayh)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas