Beras Impor Baru Masuk 100 Ribu Ton | Drafmedia.com

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas melaporkan bahwa per Desember beras impor nan baru masuk sebanyak 100.000 ton. Impor beras tersebut ditugaskan kepada BUMN pangan, Perum Bulog.

"Desember memang baru masuk 100.000an. Sisanya bakal diteruskan pada Januari," kata Zulhas dalam konvensi pers secara virtual, Senin (2/1/2023).

Padahal Perum Bulog sebelumnya menargetkan sebanyak 200 ribu ton bisa masuk ke Indonesia pada Desember 2022. Untuk itu, Zulhas juga mewanti-wanti agar beras impor ini tidak masuk saat panen raya terjadi.

"Tapi saya sudah warning, Maret bakal panen raya maka paling tidak akhir Februari sudah tidak boleh impor lagi," lanjutnya.

Meski demikian, menurutnya petani tidak perlu khawatir. Nantinya Perum Bulog sebagai BUMN nan ditugaskan menyerap beras petani untuk persediaan beras pemerintah (CBP) diperintahkan membeli gabah petani dengan nilai tinggi.

"Kemarin beras paling tinggi Rp 8.200 per kg, itu paling murah. Gabah Rp 4.450 per kg, sekarang bisa beli Rp 5.500 per kg ada juga nan Rp 6.000 per kg," ucapnya.

Sebelumnya, Perum Bulog pernah menyampaikan beras impor per Selasa (20/12), sudah masuk beras impor sebanyak 14.000 ton. Jumlah itu menambah kehadiran sebelumnya pada Jumat (16/12) sebanyak 10.000 ton.

Impor beras ini dilakukan untuk memenuhi pasokan persediaan beras pemerintah (CBP).

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan artinya total beras impor nan sudah masuk ke Indonesia sebanyak 24.000 ton dari total nan masuk bulan ini sebanyak 200.000 ton.

"Yang sudah masuk Vietnam dan Thailand, nan terbesar memang dari Vietnam dan Thailand (impornya). Kurang lebih 200.000 itu diusahakan datang bulan ini," ujarnya, saat ditemui di Kantor Perum Bulog kemarin, ditulis, Rabu (21/12/2022).

Rincian, beras impor nan baru masuk pertama 5.000 di Pelabuhan Tanjung Priok berasal dari Vietnam, 5.000 di Pelabuhan Merak Banten berasal dari Vietnam, dan 4.000 dari Pelabuhan Panjang Bandar Lampung berasal dari Thailand.

Perum Bulog sendiri mendapatkan izin impor beras sebanyak 500.000 ton. Total impor beras nan ditargetkan bulan ini datang sebanyak 200.000 ton. Asal negara importirnya ialah 130.000 dari Thailand, Vietnam 60.000 dan 10.000 dari Pakistan.

(ada/dna)

Selengkapnya
Sumber Berita Keuangan Update
Berita Keuangan Update
Atas