Alasan Harga Hotel Naik 300 Persen di Makkah dan Madinah | Drafmedia.com

Alasan Harga Hotel Naik 300 Persen di Makkah dan Madinah | Drafmedia.com

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia menyebut tarif edifice di Kota Mekkah dan Madinah, Arab Saudi melonjak hingga 300 persen. Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia menyebut tarif edifice di Kota Mekkah dan Madinah, Arab Saudi melonjak hingga 300 persen. Ilustrasi. (AFP).

Jakarta, CNN Indonesia --

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) menyebut tarif edifice di Makkah dan Madinah di Arab Saudi melonjak hingga 300 persen.

Ketua UMUM DPP AMPHURI Firman M Nur mengungkapkan kenaikan harga edifice di kedua kota suci umat Islam itu terjadi lantaran tingginya permintaan.

Bahkan, penyelenggara perjalanan ibadah umrah kesulitan untuk mendapatkan kamar edifice yang sudah penuh dipesan alias full booked.

"Inilah untuk kali pertama dalam sejarah edifice di Makkah dan Madinah di semua taraf dinyatakan afloat booked dan sulit didapat," ujar Firman dalam keterangan resmi, Senin (2/1).

Menurut Faisal, kondisi itu terjadi sejak November 2022. dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga Januari 2023.

Sejumlah edifice di Arab Saudi, sambungnya, membuat pembatasan reservasi grup dengan menyediakan hanya sekitar 50 sampai 60 persen dari kuota biasanya.

Melihat hal itu, AMPHURI menyarankan enam hal kepada pelaku usaha perjalanan ibadah umrah.

Pertama, menyampaikan kondisi yang terjadi dengan bermusyawarah untuk mufakat dengan calon jemaah umrah sehingga bisa memahami kondisi yang terjadi.

Kedua, jika memang harus melakukan penambahan biaya, maka penambahan biaya tersebut harus sesuai dengan keadaan sesungguhnya.

Ketiga, jika memang harus melakukan perubahan edifice baik setaraf maupun di bawahnya (downgrade) pelayanan dikarenakan edifice yang dipilih telah afloat booked, sebaiknya disosialisasikan kepada jemaah terlebih dulu.

Keempat, jika memang harus melakukan perubahan program/jadwal keberangkatan yang semestinya ke Makkah, namun bisa terlebih dulu ke Madinah atau sebaliknya.

"Bisa juga sebelum ke Madinah ke Thaif dulu. Namun semua itu harus disosialisasikan kepada jamaah, sehingga jamaah tetap merasa aman, nyaman dan menyenangkan," katanya.

Kelima, terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada jamaah/masyarakat terkait perubahan situasi yang terjadi di Saudi.

Terakhir, jika ada perubahan programme dan harga, penyelenggara bisa menawarkan programme tersebut dengan komitmen baru yang disetujui jemaah.

[Gambas:Video CNN]

(dzu/sfr)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber Berita Terbaru - Trending 2023
Berita Terbaru - Trending 2023
Atas