Ada Aturan Baru, Begini Cara Hitung Pajak Pribadi | Drafmedia.com

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo alias Jokowi baru saja menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan.

Isinya mengenai perubahan pemisah penghasilan kena pajak penghasilan orang pribadi dan pengusaha kecil, sebagaimana nan diundangkan dalam UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) bakal segera berlaku.

Adapun, PTKP nan bertindak saat ini tetap tetap Rp4,5 juta per bulan alias Rp54 juta per tahun. Artinya masyarakat nan gajinya di bawah Rp4,5 juta per bulan tidak dikenakan pajak dikarenakan berada di bawah pemisah Penghasilan Tidak kena Pajak (PTKP).

Dengan demikian, pekerja dengan penghasilan Rp4,6 juta ke atas bakal dikenakan pajak setiap tahunnya dengan bracket tarifnya nan paling rendah, ialah 5%. Jadi berapa pajak nan kudu dibayar dalam sebulan?

Jika mempunyai penghasilan Rp5 juta per bulan, maka setahun pendapatan kena pajak (PKP) adalah sebesar Rp60.0000.0000. Pendapatan tersebut kemudian dikurangi dengan PTKP sebesar Rp54.000.000. Sehingga PKP menjadi Rp6.000.000, kemudian dikali tarif sebesar 5%. Pajak nan kudu dibayar sebesar Rp300.000.

Berikut ini kalkulasi tarif pajak bagi individu:

- Penghasilan Rp 60 juta dikenakan tarif 5%

- Penghasilan Rp 60 juta hingga Rp 250 juta dikenakan tarif 15%

- Penghasilan Rp 250 juta hingga Rp 500 juta dikenakan tarif 25%

- Penghasilan Rp 500 juta hingga Rp 5 miliar dikenakan tarif 30%

- Penghasilan Rp 5 miliar ke atas dikenakan tarif 35%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(ras/ras)

Selengkapnya
Sumber Lifestyle Update 2023
Lifestyle Update 2023
Atas