5 Saham Bluechip Rekomendasi Awal Tahun 2023, Tambang Hingga Perbankan Terfavorit

5 Saham Bluechip Rekomendasi Awal Tahun 2023, Tambang Hingga Perbankan Terfavorit

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Suara.com - Saham bluechip merupakan jenis saham dari perusahaan dengan kondisi keuangan prima dan telah beroperasi selama bertahun-tahun lamanya. Sehingga, perusahaan yang mengantongi predikat saham bluechip dipastikan lebih stabil dari perusahaan lain. Di Indonesia, saham-saham yang masuk dalam kategori bluechip berada pada daftar indeks LQ45.

Berikut ini lima rekomendasi saham bluechip apabila kamu ingin mulai berinvestasi di awal tahun 2023. 

1. Bukit Asam (PTBA)

PT Bukit Asam merupakan perusahaan yang bergerak di bidang energi. Bergerak di industri tambang batu bara, perusahaan ini mencatatakan laba Rp1,77 triliun atau meningkat 38,04% dari laba bersih tahun sebelumnya. Bersamaan dengan kenaikan pendapatan, harga saham PTBA naik setelah sebelumnya mengalami kontraksi pada Januari-September 2021. 

Baca Juga: Jokowi Cabut PPKM, Jam Perdagangan Bursa Harusnya Ikutan Balik Normal

2. Adaro Energy (ADRO) 

Saham ADRO menunjukkan performa cemerlang pada paruh pertama 2022. Harga jual rata-rata (ASP) yang naik menjadi faktor utama kinerja ciamik perusahaan batubara ini. Dibanding tahun lalu, harga jualnya melonjak 117%. Emiten pertambangan batubara ini membukukan laba bersih senilai USD 1,21 miliar atau 613% dari realisasi laba bersih pada periode yang sama tahun lalu.   

3. Indo Tambangraya Megah (ITMG)

Jajaran saham yang layak dikoleksi selanjutnya diduduki oleh ITMG yang mencatatkan hasil cemerlang pada paruh pertama 2022. Sepanjang periode ini, ITMG membukukan laba bersih USD 460,82 juta, atau naik 291,7% dari realisasi laba bersih semester pertama tahun lalu yang hanya USD 117,62 juta.

Kenakan laba ini sejalan dengan melesatnya pendapatan perusahaan. Indo Tambagraya Megah membukukan pendapatan USD 1,42 miliar atau naik dua kali lipat dari periode yang sama di tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Detik-detik Terakhir Perdagangan Akhir Tahun, IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.850

4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Selengkapnya
Sumber Berita Terbaru - Trending 2023
Berita Terbaru - Trending 2023
Atas